Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa Kelas V Di SD Tunas Karya 1 Kelapa Gading Jakarta Utara
Keywords:
Peranan; Guru Pendidikan Agama Kristen; membentuk kedisiplinan, siswa.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan guru pendidikanAagama Kristen dalam membentuk kedisiplinan siswa. Kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pendidikan yang tidak hanya berpengaruh pada keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan perilaku siswa. Dalam konteks pendidikan Agama Kristen, guru memiliki peranan yang krusial dalam membentuk kedisiplinan siswa berdasarkan prinsip-prinsip nilai-nilai Kristen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan partisipan yang terdiri dari guru pendidikan Agama Kristen dan siswa di SD Tunas Karya 1 Kelapa Gading Jakarta Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru pendidkan Agama Kristen dan siwa siswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk kedisiplinan siswa sangat penting. Guru memainkan peranan sebagai teladan yang mengamalkan nilai-nilai Kristiani, seperti integritas, tanggung jawab, ketekunan, dan rasa hormat terhadap sesama. Selain itu, guru juga menggunakan metode pengajaran yang interaktif dan memberikan tugas yang menantang untuk melatih siswa dalam mengembangkan kedisiplinan diri. Selain peranan langsung dalam kelas, guru pendidikan Agama Kristen juga berperan dalam membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Melalui kegiatan-kegiatan ini, siswa diajarkan untuk menghargai waktu, menghormati aturan, dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Dalam kesimpulannya, penelitian ini menyimpulkan bahwa peranan guru pendidikan Agama Kristen memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa. Guru sebagai teladan dan fasilitator membantu siswa dalam memahami nilai-nilai Kristen yang mendasari kedisiplinan. Dengan demikian, pendidikan Agama Kristen memberikan kontribusi yang berarti dalam membentuk karakter dan perilaku disiplin siswa di sekolah. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peranan guru pendidikan Agama Kristen dalam membentuk kedisiplinan siswa. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan strategi dan pendekatan yang lebih efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa melalui pendidikan Agama Kristen


