KONSELING KRISIS KORBAN PINJAMAN ONLINE: PENDEKATAN INTEGRATIF PSIKOLOGI DAN TEOLOGI PASTORAL

Authors

  • Rosi Heni STT Rahmat Emmanuel
  • Hendra STT Rahmat Emmanuel
  • Daulat Marulitua Tambunan STT Rahmat Emmanuel

Keywords:

konseling krisis; pinjaman online; psikologi; teologi pastoral; Psychological First Aid; integrasi psikologi dan teologi

Abstract

Fenomena pinjaman online, khususnya pinjaman online ilegal, tidak hanya menimbulkan persoalan ekonomi, tetapi juga dapat memicu krisis psikologis, sosial, dan spiritual. Tekanan utang, rasa malu, konflik relasional, serta penagihan yang mengintimidasi dapat mengganggu kemampuan individu dalam menghadapi masalah. Artikel ini bertujuan menganalisis konseling krisis bagi korban pinjaman online melalui pendekatan integratif psikologi dan teologi pastoral. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling krisis perlu dimulai dengan keselamatan dan stabilisasi, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi masalah, penguatan koping, pemulihan relasi, serta pengembangan makna dan pengharapan. Integrasi psikologi dan teologi pastoral tidak dimaksudkan untuk menggantikan intervensi klinis dengan nasihat rohani, tetapi untuk menempatkan sumber daya iman secara bertanggung jawab dalam proses pendampingan. Teologi kehadiran, teologi salib, dan teologi pengharapan dapat mendukung pendampingan tanpa menghakimi, sedangkan pendekatan psikologis memberikan struktur asesmen dan intervensi. Dengan demikian, pelayanan gereja bagi korban pinjaman online perlu dilakukan secara aman, kontekstual, profesional, dan kolaboratif.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles