Jurnal Teologi Dikaiosune
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd
<p><strong>Jurnal Dikaiosunen</strong> adalah jurnal yang dimiliki dan dikelola oleh STT Rahmat Emmanuel secara khusus oleh Program Studi Doktor Teologi. Hal ini terkait dengan harapan besar dari institusi STT Rahmat Emmanuel bahwa Program Studi Doktor Teologi akan banyak memberikan peran dalam perkembangan ilmu Teologi yang lahir dari hasil penelitian, baik dari dosen, mahasiswa maupun kolaborasi dosen dan mahasiswa. Oleh karenanya, hasil penelitian yang diwajibkan kepada mahasiswa Doktor Teologi dapat diterbitkan dalam bentuk artikel ilmiah dan dapat menambah kekayaan cakrawala ilmu Teologi.</p> <p>Walaupun jurnal ini didekasikan secara khusus untuk para mahasiswa Program Studi Doktor Teologi di STT Rahmat Emmanuel, namun kami mengundang bagi mahasiswa Program Studi Doktor Teologi dari Institusi pendidikan lain untuk mengirimkan tulisan yang nanti akan kami proses untuk kami terbitkan.</p> <p>Semua tulisa ilmiah akan ditinjau oleh tim reviewer yang kami miliki dan bila sudah memenuhi aspek kecukupan untuk diterbitkan, kemudian akan didiskusikan di tim editor untuk diterbitkan dalam jurnal ini. Tulisan yang sudah melewati semua tahapan akan terbit sesuai edisi/volume yang telah disepakati oleh tim editor.</p>STT Rahmat Emmanuel en-USJurnal Teologi DikaiosunePENGARUH PUJIAN PENYEMBAHAN DAN PEMBERITAAN FIRMAN TUHAN TERHADAP PENINGKATKAN ROHANI JEMAAT DI GEREJA BETHEL INDONESIA VICTORIOUS FAMILY KELAPA GADING
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd/article/view/260
<p>Penelitian ini merupakan esensi dan tujuan utama dari pelayanan gerejawi, yang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal. Di antara berbagai aspek pelayanan gereja, pujian penyembahan dan pemberitaan Firman Tuhan seringkali dianggap sebagai instrumen vital yang secara langsung berkontribusi pada kematangan iman dan kedewasaan rohani individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris bagaimana kedua elemen krusial dalam ibadah ini memiliki pengaruh terhadap peningkatan rohani jemaat. Fokus studi dilakukan di Gereja Bethel Indonesia Victorious Family Kelapa Gading, sebagai representasi konteks gereja lokal yang dinamis, untuk memahami signifikansi peranan ibadah dalam formasi spiritual jemaatnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner. Responden terdiri dari jemaat dan pengerja gereja tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terdapat Pengaruh Pujian penyembahan dan pemberitaan Firman Tuhan yang positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap peningkatan Rohani Jemaat. Adanya hubungan/pengaruh yang positif dan signifikan tersebut dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan perhitungan analisa regresi didapatkan koefisien korelasi R sebesar ,759 atau 75,9%. Artinya Pengaruh Pujian penyembahan dan pemberitaan Firman Tuhan 75,9% terhadap peningkatan Rohani Jemaat, selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Hasil penelitian ini mengindikasikan adanya pengaruh positif dan signifikan dari pujian penyembahan serta pemberitaan Firman Tuhan terhadap peningkatan rohani jemaat. Implikasinya, Gereja Bethel Indonesia Victorious Family Kelapa Gading perlu terus mengoptimalkan kualitas kedua elemen vital ini dalam setiap ibadah dan program gereja, serta mendorong partisipasi aktif dan disiplin rohani pribadi jemaat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan teologi praktis dan strategi pelayanan gerejawi dalam rangka membangun jemaat yang semakin dewasa secara rohani.</p>Neeta Raju AildasaniSuhandi Cahaya
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Dikaiosune
2026-04-302026-04-30310116SIGNIFIKANSI PENGUDUSAN HIDUP BAGI ORANG PERCAYA DITINJAU DARI 1 PETRUS 1:15-16
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd/article/view/261
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengudusan hidup bagi orang percaya berdasarkan 1 Petrus 1:15-16. Pengudusan merupakan karya Allah Tritunggal, secara khusus karya Roh Kudus, yang membawa orang percaya kepada pembaruan hidup dan keserupaan dengan Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui kajian terhadap buku-buku teologi dan sumber-sumber yang relevan dengan doktrin pengudusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengudusan memiliki sifat definitif sekaligus progresif. Secara definitif, orang percaya telah dipisahkan bagi Allah melalui karya Kristus, sedangkan secara progresif pengudusan berlangsung sepanjang kehidupan melalui karya Roh Kudus dan respons ketaatan orang percaya. Berdasarkan eksposisi 1 Petrus 1:15-16, panggilan untuk hidup kudus mencakup seluruh aspek kehidupan dan didasarkan pada kekudusan Allah sebagai standar hidup umat-Nya. Pengudusan juga menghasilkan kesalehan, iman, ketaatan, keserupaan dengan Kristus, serta kehidupan yang berdampak dalam persekutuan dan pelayanan. Dengan demikian, kekudusan bukan sekadar status rohani, melainkan panggilan yang harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan sehari-hari. Kehidupan yang kudus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari iman Kristen dan merupakan wujud nyata respons orang percaya terhadap karya Allah dalam kehidupannya.</p>Ohahauni BuuloloFarel Sibarani
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Dikaiosune
2026-04-302026-04-30311732KONSELING KRISIS KORBAN PINJAMAN ONLINE: PENDEKATAN INTEGRATIF PSIKOLOGI DAN TEOLOGI PASTORAL
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd/article/view/262
<p>Fenomena pinjaman online, khususnya pinjaman online ilegal, tidak hanya menimbulkan persoalan ekonomi, tetapi juga dapat memicu krisis psikologis, sosial, dan spiritual. Tekanan utang, rasa malu, konflik relasional, serta penagihan yang mengintimidasi dapat mengganggu kemampuan individu dalam menghadapi masalah. Artikel ini bertujuan menganalisis konseling krisis bagi korban pinjaman online melalui pendekatan integratif psikologi dan teologi pastoral. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling krisis perlu dimulai dengan keselamatan dan stabilisasi, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi masalah, penguatan koping, pemulihan relasi, serta pengembangan makna dan pengharapan. Integrasi psikologi dan teologi pastoral tidak dimaksudkan untuk menggantikan intervensi klinis dengan nasihat rohani, tetapi untuk menempatkan sumber daya iman secara bertanggung jawab dalam proses pendampingan. Teologi kehadiran, teologi salib, dan teologi pengharapan dapat mendukung pendampingan tanpa menghakimi, sedangkan pendekatan psikologis memberikan struktur asesmen dan intervensi. Dengan demikian, pelayanan gereja bagi korban pinjaman online perlu dilakukan secara aman, kontekstual, profesional, dan kolaboratif.</p>Rosi HeniHendraDaulat Marulitua Tambunan
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Dikaiosune
2026-04-302026-04-30313347MENGAPA ADA ALKITAB PROTESTAN DAN KATOLIK?
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd/article/view/263
<p>Perbedaan jumlah kitab dalam Alkitab Protestan dan Katolik sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Kristen. Perbedaan tersebut terutama berkaitan dengan penerimaan kanon Perjanjian Lama, khususnya kitab-kitab yang disebut Deuterokanonika dalam tradisi Katolik dan Apokrifa dalam tradisi Protestan. Artikel ini bertujuan menjelaskan latar belakang historis dan teologis munculnya perbedaan kanon antara kedua tradisi tersebut serta relevansinya bagi gereja masa kini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap literatur tentang kanon Alkitab, Septuaginta, Deuterokanonika/Apokrifa, sejarah gereja, dan dokumen resmi gerejawi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan kanon merupakan hasil dari proses sejarah penerimaan teks yang panjang dan kompleks, serta berkaitan dengan perbedaan pemahaman mengenai otoritas Kitab Suci, tradisi, dan gereja. Perbedaan tersebut perlu dipahami secara historis dan teologis agar tidak berkembang menjadi prasangka antartradisi Kristen. Dengan demikian, pemahaman yang tepat terhadap sejarah kanon dapat mendukung pendidikan teologi, dialog, dan sikap saling menghargai antara umat Protestan dan Katolik.</p>Bongsu SitompulKaventius
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Dikaiosune
2026-04-302026-04-30314863ANALISIS TANTANGAN KONSELING PRANIKAH KRISTEN BAGI GENERASI Z DI ERA DIGITAL
https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtd/article/view/264
<p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara Generasi Z berkomunikasi, membangun relasi romantis, memperoleh informasi, serta memahami pernikahan. Media sosial, pesan instan, platform video, dan komunitas daring menjadi bagian dari lingkungan kehidupan yang membentuk identitas serta harapan relasional kaum muda. Dalam konteks Kristen, perubahan tersebut menghadirkan peluang bagi pendidikan pranikah sekaligus tantangan moral, spiritual, psikologis, dan pastoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan konseling pranikah Kristen bagi Generasi Z di era digital dan merumuskan arah pengembangannya secara kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi literatur yang mengkaji dasar biblika, literatur teologi, kajian konseling, serta penelitian yang relevan mengenai budaya digital dan Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya digital memengaruhi perilaku kencan, sumber pengetahuan tentang relasi, pola komunikasi, kesiapan emosional, dan sikap terhadap otoritas. Karena itu, konseling pranikah tidak dapat berhenti pada penyampaian doktrin atau persiapan administratif menuju pernikahan. Konseling perlu menjadi proses dialogis dan formatif yang mengintegrasikan teologi Kristen, wawasan psikologis, literasi digital, keterampilan komunikasi, pengelolaan konflik, dan pembentukan spiritualitas. Model kontekstual dapat memadukan pertemuan tatap muka dengan sumber digital yang bertanggung jawab, asesmen kesiapan relasional, refleksi terpandu, latihan pasangan, dan pendampingan pastoral berkelanjutan. Dengan model tersebut, gereja dapat tetap setia pada keyakinan Kristen sekaligus hadir dalam dunia digital yang menjadi ruang hidup nyata Generasi Z.</p>Manusun SinambelaPantjar Simatupang
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Dikaiosune
2026-04-302026-04-30316480