https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/issue/feedJurnal Teologi Rahmat2026-01-21T09:14:19+00:00Dr. Hasan Nadir Giawa., M.Pdgiawanadir86@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Teologi Rahmat</span></strong><span style="vertical-align: inherit;"> adalah wadah untuk mempublikasikan hasil penelitian di bidang teologi secara online dan cetak, dengan nomor ISSN 2685-0842 (online) dan 2088-9941 (print), yang diterbitkan dan dikelola oleh Program Studi Magister Teologi Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel, Jakarta . Fokus dan Ruang Lingkup penelitian Jurnal Teologi Rahmat adalah:</span></p> <ol> <li><span style="vertical-align: inherit;">Teologi Alkitabiah </span></li> <li><span style="vertical-align: inherit;">Teologi Sistematik</span></li> <li><span style="vertical-align: inherit;">Teologi Praktik</span></li> </ol> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Teologi Rahmat </span></strong><span style="vertical-align: inherit;"> menerima artikel dari dosen dan para praktisi teologi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi teologi yang ada, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh </span><em><span style="vertical-align: inherit;">reviewer</span></em><span style="vertical-align: inherit;"> yang ahli di bidangnya melalui proses double blind-review.</span></p> <p><strong><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Teologi Rahmat </span></strong><span style="vertical-align: inherit;"> terbit dua kali dalam satu tahun, Juni dan Desember, serta telah di indeks pada:</span></p> <ol> <li><span style="vertical-align: inherit;">google scholar</span></li> <li><span style="vertical-align: inherit;">Portal Garuda</span></li> </ol>https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/226STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN TINJAUAN ALKITABIAH DALAM PENCEGAHAN PRILAKU LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER, QUEER (LGBTQ) PADA GENERASI Z DI UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA2026-01-21T09:14:19+00:00Aleksky Bagoes MBaleksky_bmb@yahoo.coHasan Nadir Giawagiawanadir86@gmail.comIta Marlinaaleksky_bmb@yahoo.coYuliana Gunawanaleksky_bmb@yahoo.co<p>Penelitian ini mengeksplorasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan efektivitasnya dalam mencegah perilaku LGBTQ di kalangan mahasiswa generasi Z. Masalah utama yang dihadapi adalah bagaimana strategi pembelajaran dapat disesuaikan dengan karakteristik generasi Z yang berbeda dari generasi sebelumnya, dan bagaimana Tinjauan Alkitabiah dapat diajarkan secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan metode pengajaran yang interaktif dan relevan serta memastikan pemahaman yang tepat tentang Tinjauan Alkitabiah terkait LGBTQ. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi kelas, wawancara dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang berbasis edutainment dan praktik service learning dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi sekaligus membantu mencegah perilaku LGBTQ. Dosen disarankan untuk memahami nilai-nilai Alkitabiah secara mendalam agar dapat memandu mahasiswa dalam memaknai ajaran Alkitab pada konteks sekarang. Diskusi dan pembahasan menemukan bahwa pendekatan yang bersahabat, penggunaan konseling, dan penguatan Tinjauan Alkitabiah yang relevan dan praktikal adalah kunci untuk menjangkau mahasiswa generasi Z secara efektif. Kesimpulannya, dengan menerapkan pendekatan-pendekatan ini, UKI dapat meningkatkan efektivitas program Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter mahasiswa yang sesuai dengan nilai-nilai Kristen.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmathttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/220PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA2026-01-20T12:58:54+00:00Tonny Wijonoferdyanthonius@nalanda.ac.idSukanda Wijayaferdyanthonius@nalanda.ac.idFerdy Anthoniusferdyanthonius@nalanda.ac.idMaja Putera Karniawanferdyanthonius@nalanda.ac.idDaulat Marulitua Tambunandaulatmantap@rocketmail.com<p>Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmathttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/221 KAJIAN PENDIDIKAN KRISTEN MENGENAI HUKUM KASIH KEPADA ALLAH DAN SESAMA MANUSIA MENURUT MATIUS 22:37-40 BAGI PENGEMBANGAN KARAKTER REMAJA GEREJA MASA KINI2026-01-20T13:02:13+00:00John Virgil Marthen Millajohnvirgilmarthen@gmail.comOperahmat Halawaoperahmat.halawa@sttrem.ac.idDaulat Marulitua Tambunandaulatmantap@rocketmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan Kristen dalam pengembangan karakter remaja gereja saat ini melalui pemahaman terhadap hukum kasih terhadap Allah dan sesama manusia sebagaimana tercantum dalam Kitab Matius 22:37-40. Dengan latar belakang perkembangan zaman yang membutuhkan perspektif baru terhadap nilai-nilai agama, kajian ini mencoba untuk menawarkan pandangan yang relevan dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi analisis teks Alkitab, tinjauan literatur, dan penelitian kualitatif untuk menyelidiki implikasi hukum kasih dalam konteks kehidupan remaja gereja masa kini. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap prinsip-prinsip kasih tersebut dapat membentuk karakter remaja yang bertanggung jawab dan beretika. Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa pendidikan Kristen yang berfokus pada hukum kasih memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang menjadi teladan dalam kasih kepada Allah dan sesama manusia.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmathttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/222TINJAUAN TEOLOGIS KEJADIAN 2:7 MENGENAI NATUR MANUSIA SEBAGAI POLA PENANGANAN DAN PEMULIHAN PENDERITA GANGGUAN KEJIWAAN SKIZOFRENIA (STUDI KASUS DI RUMAH PEMULIHAN DAN PEMBINAAN BETHESDA BARU – GADOG2026-01-20T13:06:30+00:00 Erat Warni Zegawarnizega81@gmail.comOperahmat Halawaoperahmat.halawa@sttrem.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendidikan Kristen dalam pengembangan karakter remaja gereja saat ini melalui pemahaman terhadap hukum kasih terhadap Allah dan sesama manusia sebagaimana tercantum dalam Kitab Matius 22:37-40. Dengan latar belakang perkembangan zaman yang membutuhkan perspektif baru terhadap nilai-nilai agama, kajian ini mencoba untuk menawarkan pandangan yang relevan dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi analisis teks Alkitab, tinjauan literatur, dan penelitian kualitatif untuk menyelidiki implikasi hukum kasih dalam konteks kehidupan remaja gereja masa kini. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam terhadap prinsip-prinsip kasih tersebut dapat membentuk karakter remaja yang bertanggung jawab dan beretika. Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa pendidikan Kristen yang berfokus pada hukum kasih memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang menjadi teladan dalam kasih kepada Allah dan sesama manusia.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmathttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/223TINJAUAN TEOLOGIS MOTIVASI PEMBERIAN PERSEMBAHAN SEBAGAI BUKTI ESENSI IBADAH MENURUT KEJADIAN 4:1-16 DAN APLIKASINYA DALAM KEHIDUPAN IBADAH PRIBADI KRISTIANI MASA KINI (STUDI ANALISIS KASUS DI GEREJA GBI GLOW FELLOWSHIP CENTRE THAMRIN RESIDENCE JAKARTA PU2026-01-20T13:09:28+00:00Rewani Pakpahanrewanipakpahan81@gmail.comHasan Nadir Giawagiawanadir86@gmail.comKosmartua Situmorangkosmartua.situmorang@sttrem.ac.id<p>Pendidikan Agama Kristen memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial peserta didik di tengah dinamika kehidupan modern. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Pendidikan Agama Kristen sebagai proses pedagogis yang berorientasi pada transformasi nilai, dengan menekankan integrasi dimensi kognitif, afektif, dan praksis iman. Pembahasan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu pembelajaran sebagai proses transformasi nilai, peran pendidik sebagai mediator nilai dan teladan iman, serta integrasi konteks kehidupan peserta didik sebagai landasan pembelajaran yang relevan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui analisis literatur teologis, pedagogis, dan sosial yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Kristen yang efektif tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan aktualisasi iman dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, keteladanan pendidik dan kontekstualisasi pembelajaran menjadi faktor kunci dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna dan transformatif. Dengan demikian, Pendidikan Agama Kristen diharapkan mampu membentuk peserta didik yang beriman, berkarakter, dan bertanggung jawab secara moral dan sosial.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmathttps://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/224MENDORONG GENERASI MUDA UNTUK MENJADI AGEN PERDAMAIAN MELALUI PENDIDIKAN, KOLABORASI, DAN AKSI NYATA BERBASIS KEADILAN SOSIAL2026-01-20T13:17:02+00:00Hall Kell Thenhall.then@binus.ac.idNathaniel Keith Polimhall.then@binus.ac.idAgustinus Vincent Hermawanhall.then@binus.ac.idNicholas Aurelius Syahputrahall.then@binus.ac.idDarren Abner Surjadihall.then@binus.ac.idForenzo Vittoriohall.then@binus.ac.idDelson Giovan Gorihall.then@binus.ac.idDaulat Marulitua Tambunandaulatmantap@rocketmail.comFebrina Nadeliahall.then@binus.ac.id<p>Tantangan global seperti ketidakadilan sosial, intoleransi, dan konflik menegaskan kebutuhan mendesak bagi generasi muda untuk menjadi agen perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi generasi muda dalam mempromosikan keadilan dan perdamaian melalui pendidikan karakter, nilai-nilai agama, dan program pembelajaran berbasis proyek, seperti Youth for Peace. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap peserta muda, penelitian menemukan bahwa kesadaran tentang keadilan dan perdamaian sudah ada, tetapi implementasinya masih terbatas akibat rendahnya keterlibatan sosial, disinformasi, dan pengaruh media digital. Integrasi pendidikan moral, agama, dan literasi digital dapat memperkuat kapasitas generasi muda untuk bertindak secara bertanggung jawab dan kolaboratif dalam mempromosikan perdamaian. Temuan ini menekankan bahwa dengan dukungan program pendidikan dan inisiatif sosial yang terstruktur, generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada masyarakat yang adil, inklusif, dan harmonis. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan organisasi masyarakat dalam mengembangkan program generasi muda yang menumbuhkan berpikir kritis, kolaborasi, dan tindakan etis.</p>2025-12-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmat