PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA

Authors

  • Tonny Wijono Institut Nalanda, Indonesia
  • Sukanda Wijaya Institut Nalanda, Indonesia
  • Ferdy Anthonius Institut Nalanda, Indonesia
  • Maja Putera Karniawan Institut Nalanda, Indonesia
  • Daulat Marulitua Tambunan STT Rahmat Emmanuel

Keywords:

rasa hormat, anak, orang tua, Kota, Surabaya, era digital, pendidikan karakter

Abstract

Rasa hormat anak kepada orang tua merupakan nilai luhur yang diwariskan turun-temurun dalam budaya Indonesia. Namun, perubahan sosial, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital di kota besar seperti Surabaya telah mengubah pola komunikasi keluarga dan cara generasi muda memaknai otoritas. Penelitian ini bertujuan menelaah faktor penyebab, bentuk pergeseran, serta dampak menurunnya rasa hormat anak kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi media sosial, pola asuh permisif, berkurangnya kedekatan emosional, lingkungan pergaulan, serta melemahnya peran sekolah dan komunitas sebagai penguatan nilai, menjadi faktor penting pergeseran. Dari sisi psikologi perkembangan, teori Erikson, Piaget, dan Watson membantu menjelaskan proses pembentukan sikap hormat melalui identitas, penalaran moral, dan pembiasaan perilaku. Dalam perspektif agama, nilai pengabdian pada orang tua dipahami sebagai wujud cinta kasih; karena itu, pemulihan rasa hormat perlu diarahkan pada kesadaran, empati, dan komunikasi yang sehat. Penelitian ini diharapkan memberi masukan bagi keluarga, pendidik, dan masyarakat untuk menanamkan kembali nilai hormat secara relevan di era digital.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Wijono, T., Wijaya, S., Anthonius, F., Karniawan, M. P., & Tambunan, D. M. (2025). PERGESERAN RASA HORMAT ANAK TERHADAP ORANG TUA DI KOTA SURABAYA. Jurnal Teologi Rahmat, 11(2), 109–120. Retrieved from https://journal.sttrem.ac.id/index.php/jtr/article/view/220

Most read articles by the same author(s)