MENDORONG GENERASI MUDA UNTUK MENJADI AGEN PERDAMAIAN MELALUI PENDIDIKAN, KOLABORASI, DAN AKSI NYATA BERBASIS KEADILAN SOSIAL
Keywords:
Keadilan, Perdamaian, Generasi Muda, Pendidikan Karakter, Literasi DigitalAbstract
Tantangan global seperti ketidakadilan sosial, intoleransi, dan konflik menegaskan kebutuhan mendesak bagi generasi muda untuk menjadi agen perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi generasi muda dalam mempromosikan keadilan dan perdamaian melalui pendidikan karakter, nilai-nilai agama, dan program pembelajaran berbasis proyek, seperti Youth for Peace. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap peserta muda, penelitian menemukan bahwa kesadaran tentang keadilan dan perdamaian sudah ada, tetapi implementasinya masih terbatas akibat rendahnya keterlibatan sosial, disinformasi, dan pengaruh media digital. Integrasi pendidikan moral, agama, dan literasi digital dapat memperkuat kapasitas generasi muda untuk bertindak secara bertanggung jawab dan kolaboratif dalam mempromosikan perdamaian. Temuan ini menekankan bahwa dengan dukungan program pendidikan dan inisiatif sosial yang terstruktur, generasi muda memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada masyarakat yang adil, inklusif, dan harmonis. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan organisasi masyarakat dalam mengembangkan program generasi muda yang menumbuhkan berpikir kritis, kolaborasi, dan tindakan etis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






